Skip to main content
Logo RNI Grup kecil dengan judul kaki

Rajawalipedia

Go Search
PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Manajemen Risiko
Keuangan & Akuntansi
Riset & Sistem Informasi
Laporan
Search Center
Rajawalipedia
Helpdesk & Technical Support
Knowledge Management System
Training Site
  
PT. Rajawali Nusantara Indonesia > Rajawalipedia > Wiki Pages > PT. PG Gorontalo  

PT. PG Gorontalo

Desa Lakeya Kec. Paguyaman Kab. Gorontalo
Telp. (0435) 881254 881300 Fax. (0435) 377071

PT. PG Gorontalo (sebelumnya bernama PT. PG Rajawali III) adalah anak perusahaan PT. RNI yang beroperasi di luar Jawa yaitu tepatnya di Tolangohula Propinsi Gorontalo, Sulawesi Utara.

Tujuan utama didirikannya pabrik gula di daerah itu dahulu untuk memenuhi kebutuhan gula di Sulawesi terutama di Gorontalo dan Sulawesi Utara. Daerah tersebut sangat potensial untuk tanaman tebu sehingga produksi gula pun melimpah. PT. PG. Gorontalo mempunyai target produksi gula rata-rata 26.500 ton dalam sekali panen, selebihnya pabrik juga menghasilkan tetes.

Pada tahun 1990 di Gorontalo, oleh pengusaha swasta dibangun pabrik gula dengan kapasitas 8.000 tcd dengan nama PT Nagamanis Plantation. Proyek ini didanai oleh beberapa bank yaitu : Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara dan Lembaga Keuangan lainnya.
Pada tahun 1996 perusahaan mengalami kesulitan pendanaan antara lain disebabkan karena areal yang seharusnya tersedia seluas 18.000 Ha baru berhasil dibuka 4.600 Ha. Bank tidak bersedia menambah pinjaman untuk melanjutkan pembukaan lahan karena pemegang saham tidak menambah setoran modal, akibatnya pabrik yang sudah siap di operasikan tidak mendapatkan pasokan bahan baku.

Mengingat proyek tersebut dipandang sangat strategis untuk mengembangkan Indonesia Bagian Timur, maka Pemeritah Pusat membantu pemecahan permasalahan yang ada, yaitu PT RNI diminta meneruskan proyek tersebut melalui pengambil alihan seluruh saham perusahaan. Untuk dapat meneruskan investasi, perusahaan melakukan emisi saham baru yang seluruhnya disetor tunai oleh PT RNI. Untuk memperbaiki struktur modal, pinjaman pada Bank Bumi Daya direstrukturisasi dengan pembebasan tunggakan bunga dan sebagian pokok pinjamannya dikonversi menjadi saham, sehingga kompisisi kepemilikan saham menjadi BBD sebesar 66,6 % dengan hak opsi dan PT RNI sebesar 33,3 %.

PT RNI di samping memiliki saham sebesar 33,3 % juga ditunjuk sebagai pemegang manajemen, berdasarkan perjanjian pengelolaan selama 20 tahun. Sejak saat itu PT RNI menjadi pemegang saham PT Nagamanis Plantation yang kemudian namanya diganti menjadi PT Rajawali III dan Pabrik Gula yang berada di Gorontalo namanya diganti menjadi PG Tolangohula.

Pada tahun 1998 pabrik gula sudah mulai giling secara komersial. Dalam perkembangan selanjutnya, pada tahun 2003 kepemilikan saham oleh BBD dialihkan kepada perusahaan swasta asing melalui program penjualan asset strategis oleh BPPN. Dengan mayoritas kepemilikan saham oleh pihak asing maka status perusahaan menjadi PMA.

Last modified at 11/2/2009 9:47 AM  by System Account