"Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) RNI dan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) itu karena kebutuhan laporan keuangan yang sudah berstandar internasional. Selain itu, adanya permintaan Kementerian BUMN untuk menyiapkan sedini mungkin rencana implementasi program standar laporan keuangan internasional (IFRS) pada industri perkebunan dan kehutanan," ungkap Irwan Makdoerah, Direktur SDM dan Keuangan PT RNI, dalam siaran pers kemarin (Bisnis Indonesia, 14 Oct 2010).
Selanjutnya Perusahaan Perkebunan di lingkungan BUMN mulai dari PTPN I s.d XIV dan PT Rajawali Nusantara lndonesia (Persero) harus mempersiapkan diri dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan berdasarkan International Financial Reporting Standart (IFRS) dalam rangka mengantisipasi kebijakan pemerintah meng-konvergen implementasi IFRS tahun 2011, maka Badan Musyawarah Direksi (BMD) PTPN & PT RNI mengesahkan SK BMD No.008/BMD-PTPN/Kpts/VII/2011 Tentang Pembentukan Tim Koordinasi Implementasi IFRS PTPN I s.d XIV & PT.RNI.
Melalui Media Portal IFRS ini media komunikasi terkait progres sosialisasi program konvergensi IFRS BUMN Perkebunan akan dibina bersama secara transparan ( Petunjuk akses umum )